Melirik Fungsi Fashion dan Sejarah di Belakangnya

0 602

Fungsi fashion secara sederhana adalah untuk melapisi bagian tubuh agar terlindung dari panas matahari dan hujan. Tidak hanya itu, fashion juga kerap digunakan sebagai ajang unjuk gigi guna menampilkan kelas sosial. Semakin mahal pakaian, semakin naik kelas penggunanya di masyarakat.

Fashion kerap dikaitkan erat dengan wanita, padahal fashion tidak menyoal wanita saja. Mulai dari bayi hingga lansia dengan berbagai jenis kelamin memiliki porsi yang sama dalam hal fashion. Namun, tidak dapat dimungkiri memang wanita kerap menjadi center atau pusat perhatian dunia fashion.

Terlebih sekarang ini kiprah wanita di dunia tidak hanya menyoal wilayah rumah. Wanita bisa bekerja, berkarya dan mengenyam pendidikan tinggi seperti pria. Semakin banyak hal yang dilakukan wanita, maka akan semakin luas juga perkembangan fashion, dari mulai kepala hingga ke ujung jari kaki.

Bagi wanita yang tidak hanya berdiam di rumah, fungsi fashion bukan hanya melindungi dari sinar matahari dan hujan. Fashion merupakan kebutuhan yang menggambarkan kepribadian wanita dan menegaskan seberapa profesional wanita dalam pekerjaannya. Fashion juga memberikan gengsi tertentu bagi pemakainya.

Fashion dan Fungsinya untuk yang Mengenakan

Kamu harus tahu banyak fungsi dari fashion sebelum menentukan apa yang akan digunakan. Selain melindungi tubuh, fashion juga hadir dengan berbagai fungsi bagi pemakainya, seperti di bawah ini.

  1. Nilai Kepercayaan Diri
    Berpakaian sesuai dengan keinginan semestinya menjadi sarana untuk mempertegas kepercayaan diri kamu. Tidak perlu malu dengan gaya pakaian yang berbeda dengan orang lain, namun semestinya kamu percaya diri karena dengan begitu orang mudah mengenal dan menebak kepribadian kamu.
  2. Menciptakan Daya Tarik
    Fungsi fashion yang kedua adalah menciptakan daya tarik terhadap setiap orang yang melihat penampilan kamu. Daya tarik tersebut bisa tercipta jika kamu sudah percaya diri dan tidak setengah-setengah dalam memilih gaya berbusana. Tidak perlu mendatangi acara tertentu, pakaian sehari-hari saja sudah bisa menciptakan daya tarik.
  3. Membuat Bahagia
    Paling terpenting dari semua fungsi berpakaian adalah kamu merasa bahagia karena pakaian yang dikenakan menunjukan jati diri kamu. Memilih pakaian yang tepat memengaruhi mood kamu seharian menjalani aktivitas. Namun, perihal salah kostum saja akan membuat harimu berantakan.

Berbagai fungsi fashion di atas bisa kamu dapatkan jika kamu berpenampilan sesuai dengan hati nurani. Tanpa ada paksaan baik dari aturan atau seseorang yang mengatur cara berpakaian kamu, kamu pasti bebas mengekspresikan diri. Berpakaian akhirnya bukan hanya menutup tubuh, namun memberikan penghargaan kepada tubuh atas terealisasinya selera fashion kamu.

Sejarah Fashion

Fungsi fashion yang sekarang ini kita rasakan tidak terlepas dari sejarah panjang desain busana dari masa silam. Tepatnya abad 700 hingga 1000 SM, saat itu kain merupakan alat pertukaran barang yang banyak dilakukan. Sriwijaya tercatat sebagai kerajaan yang menukarkan sumber daya alam dengan kain sutra dari China.

Berlanjut ke abad 15 Masehi, dimana istilah kebaya konon diperkenalkan oleh bangsa Portugis, sementara asal katanya diambil dari bahasa Arab, yakni kaba yang artinya pakaian. Eksistensi kebaya saat ini dapat kita lihat merupakan identitas budaya dan adat istiadat di wilayah pulau Jawa.

Sejarah desain busana kemudian nampak jelas dari diperkenalkannya batik di Indonesia. Konon, motif batik zaman dulu kebanyakan menggunakan elemen tumbuhan serta binatang. Perlahan motif batik terinspirasi dari bentuk-bentuk abstrak, seperti awan, candi, patung, dan hal-hal lainnya.

Sejarah yang memengaruhi fungsi fashion saat ini juga ditandai dari popularitas kebaya encim yang dikenakan orang keturunan China di Indonesia. Kebaya encim ini eksistensinya masih dapat kita temui di masa sekarang. Banyak keturunan China di Indonesia yang mengenakan kebaya model ini.

Terakhir, kebaya menjelma menjadi pakaian yang bergengsi tinggi pada abad ke-19. Bukan hanya orang Indonesia kelas atas yang mengenakannya, namun juga orang Belanda. Konon, orang Belanda yang pindah ke Indonesia diwajibkan mengenakan kebaya selama menetap di tanah air.

Faktor Perkembangan Fashion Kebaya

Sekarang, kebaya bukan lagi pakaian yang hanya digunakan oleh para orang tua. Sudah banyak anak muda yang mau mengenakan kebaya, terutama jika desainnya modern. Fungsi fashion kebaya kerap jadi busana wajib saat menghadiri wisuda, pernikahan, lamaran, bahkan hingga mendatangi undangan pernikahan.

Banyak faktor yang menjadi penentu popularitas kebaya tidak lagi dikenal sebagai pakaian kuno. Ambil contoh saja pengaruh media massa, media elektronik, dunia hiburan, dan dunia bisnis. Tidak Sedikit desainer terkenal yang berlomba mendesain kebaya dengan berbagai model dan dijual mahal.

Tidak kalah juga para penjahit sederhana yang menerima pesanan kebaya dari pelanggan. Kebaya akhirnya menjadi pakaian yang membanggakan dan mampu mengalahkan popularitas dress di tengah arus modernisasi. Bahkan kini tersedia kebaya khusus anak-anak dengan desain unik.

Hingga kini dan seterusnya, fashion merupakan hal yang selalu dan akan terus berkembang mengikuti zaman. Perkembangan ini harus kamu ikuti jika ingin berkecimpung di dunia fashion. Seperti apa pun perkembangannya, fungsi fashion yang utama adalah memberikan kenyamanan dan menutupi tubuh.

Leave A Reply

Your email address will not be published.